Jumat, 29 Desember 2023
Published Desember 29, 2023 by sakit
Dalam dunia usaha yang semakin bersaing, tantangan yang dihadapi para produsen
barang akan semakin berat dalam usahanya untuk memasukkan barangnya ke arena pertukaran.
Segala usaha di bidang pemasaran (marketing) harus ditempuh sehingga penggarapan secara
sungguh-sungguh agar tidak terlempar ke luar akibat semakin banyaknya barang yang sama
dalam bidang yang telah digarap. Dalam persaingan yang semakin ketat, kegiatan peningkatan
produksi tidak lagi dipandang sebagai masalah yang berat dibandingkan dengan kegiatan
memasarkan barang yang dihasilkannya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa
keberhasilan dalam memasarkan merupakan kunci keberhasilan dari suatu perusahaan.
Toyota sebagai salah satu perusahaan mobil terbesar di dunia juga terus
mengembangkan dan mempromosikan jenis produknya melalui iklan di televisi. Salah satu
varian terbaru yang diperkenalkan oleh Toyota yaitu jenis mobil keluarga merk Avanza.
Perkembangan mobil Toyota Avanza sendiri yaitu salah satu produk mobil yang terbesar di
negara kita . Melalui iklan-iklannya mobil Avanza terus melakukan usaha promosi melalui
tampilan-tampilan iklan yang terus dikembangkan dan dibuat sedemikian rupa sehingga
mampu menarik minat para konsumen untuk membelinya. Seperti iklan mobil Avanza dengan
varian terbarunya All New Avanza versi Tour Keliling negara kita , yang berusaha
mempengaruhi konsumen. Dimana konsumen diajak merasakan bahwa jika memakai
mobil avanza seluruh medan yang ada di negara kita bisa dilalui. “Dari ujung barat hingga ujung
timur tidak ada jalanan yang tidak bisa dilewati.
Bisa mengantar apa saja yang kita mau. Mulai dari mengantar bantuan sampai
mengantar hingga selamat. Banyak temannya, ga pernah sendirian. Menanggung jalan kemana
saja, selalu siap melayani dimanapun kita berada. Rasanya seperti punya keluarga dimana
mana. Avanza itu benar – benar tercipta untuk negara kita dari dulu hingga nanti”, demikian
seperti yang dinarasikan dalam iklan mobil Avanza di televisi.
Dengan durasi iklan yang tidak terlalu lama seperti contoh iklan mobil All New Avanza
versi Tour Keliling negara kita yang berdurasi hanya 1 menit satu detik akankah mampu
mengoyahkan persepsi konsumen sesuai harapan perusahaan. Untuk itu peneliti ingin
mengetahui sejauh mana persepsi konsumen terhadap iklan mobil Avanza versi Tour Keliling
negara kita melalui media televisi.
Rumusan Masalah
berdasar latar belakang ini , maka penulis mengajukan rumusan masalah
yakni: “Bagaimana persepsi konsumen terhadap iklan mobil Avanza versi Tour Keliling
negara kita melalui media televisi ?“
Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan menginterpretasikan persepsi
konsumen terhadap iklan mobil Avanza versi Tour Keliling negara kita melalui media televisi.
Kegunaan Penelitian
Kegunaan hasil dalam penelitian ini dapat diklasifikasikan menjadi kegunaan teoritis
dan aplikatif. Kegunaan teoritis artinya hasil penelitian bermanfaat untuk pengembangan ilmu
pengetahuan yang berkaitan dengan obyek penelitian. Dan kegunaan aplikatif bermanfaat bagi
berbagai pihak yang memerlukannya untuk memperbaiki kinerja perusahaaan agar lebih baik
dimasa yang akan datang.
1) Kegunaan Teoritis
Penelitian ini nanti diharapkan akan dapat mengembangkan pemikiran, pengkajian,
teori serta konsep-konsep yang tepat berkaitan dengan pengembangan ilmu khususnya
yang menyangkut tentang persepsi konsumen terhadap penayangan sebuah iklan melalui
media televisi.
2) Kegunaan Aplikatif
Hasil penelitian ini diharapkan dalam aplikasinya dapat membangun persepsi positif
terhadap produk jenis mobil Avanza sebagai salah satu sarana transportasi keluarga yang
efektif dan efisien.
Tugas pemasar yaitu memahami apa yang terjadi dalam kesadaran konsumen antara
kedatangan rangsangan pemasaran dari luar dan keputusan pembelian akhir. Salah satu proses
psikologi kuncinya ada pada persepsi, yang mempengaruhi respon konsumen secara
fundamental. Persepsi bukan hanya proses psikologis semata, tetapi diawali dengan proses
fisiologis yang dikenal sebagai sensasi. Persepsi ( perception ) pada buku Kotler dan Keller
(2009:179-180) yaitu proses dimana kita memilih, mengatur, dan menerjemahkan masukan
informasi untuk menciptakan gambaran dunia yang berarti. Begitupula dengan Schiffman dan
Kanuk (2007) dalam Suryani (2013) mendefinisikan persepsi sebagai proses psikologis dimana
invidu memilih, mengorganisasikan, dan menginterpretasikan stimuli menjadi sesuatu yang
bermakna. Proses persepsi diawali oleh stimuli yang mengenai indera konsumen. Stimuli yang
merupakan segala sesuatu yang mengenai indra dan menimbulkan persepsi bisa bermacam-
macam bentuknya, misalnya segala sesuatu yang bisa dilihat dan di dengar. Stimuli ini akan
mengenai organ yang disebut sebagai sensory receptor (indra).
Iklan
Kata iklan berasal dari bahasa latin “adverte” yang artinya “to run forward”. Menurut
American Marketing Association (AMA) dalam Rismi dan Donni (2014:240), iklan yaitu
semua bentuk bayaran untuk mempresentasikan, mempromosikan, ide, barang, atau jasa secara
non personal oleh sponsor yang jelas. Sedangkan yang dimaksud dengan periklanan yaitu
seluruh proses yang meliputi penyiapan, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan iklan.
Iklan yaitu berita pesanan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik
pada barang dan jasa yg ditawarkan, pemberitahuan kepada khalayak mengenai barang dan
jasa yang dijual, dipasang dimedia massa seperti koran dan majalah, atau di tempat-tempat
umum.
Mobil Avanza
Jika dibandingkan dengan kompetitor atau para pesaing yang ada, Harga dan spesifikasi
Toyota Avanza jelas lebih unggul dan hal ini terlihat dari presentasi yang mana Avanza mampu
menguasai sekitar 72% sebagai MPV terlaris di negara kita hingga saat ini. Hadirnya All New
Avanza Veloz 1.5 semakin menguatkan posisi Avanza yang konon namanya berasal dari bahasa
Italy yakni Avanzato atau Advance dalam bahasa Inggris. Jika diartikan atau diterjemahin
kedalam bahasa negara kita artinya “Peningkatan” yang memang sesuai tujuan utama produsen
mobil asal negeri sakura ini untuk menargetkan penjualan mobil keluarga murah pada publik
segmen menengah ataupun perusahaan penyewaan mobil atau rental dan lainnya. Jika kita
mencoba membanding-bandingkan, harga dan spesifikasi Toyota Avanza yang ada di
negara kita tentu saja berbeda dengan yang ada di Malaysia, Thailand, dan Filipina, Afrika
Selatan dan Mexico mengingat kendaraan yang diluncurkan disetiap negara sudah disesuaikan
dengan kondisi iklim serta daya beli konsumen setempat yang ditentukan oleh kebijakan yang
ada pada ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) yang ada dimana Avanza dipasarkan.
Kendaraan MPV ini yang beredar di negara kita diimport secara CKD (Completely Knock
Down) dan dirakit di negara kita . Berikut daftar 10 mobil terlaris Maret 2014:
Tabel 1 : Sepuluh Mobil Terlaris Maret 2014
No Nama Mobil Unit Terjual
1 Toyota Avanza 16.315
2 Honda Mobilio 10.592
3 Toyota Agya 6.648
4 Toyota Kijang Innova 5.428
5 Daihatsu Ayla 4.333
6 Daihatsu Xenia 3.640
7 Suzuki Ertiga 3.475
8 Toyota Rush 2.962
9 Nissan Grand Livina 2.041
10 Suzuki Karimun Wagon R 2.037
Televisi
Menurut Morissan (2010:240): Televisi memiliki posisi penting bagi pemasar karena
media ini menyajikan banyak program populer yang disukai banyak orang. Audensi dapat
menghabiskan waktu beberapa jam dalam sehari untuk menonton televisi. Media ini juga
menjadi sumber informasi dan hiburan utama masyarakat. Pada jam tayang utama (prime time)
antara jam 19-22 malam, televisi mampu menarik puluhan juta penonton, jumlah yang tidak
dapat ditandingi media mana pun. Jumlah audensi menjadi faktor yang sangat penting bagi
pengelola stasiun penyiaran karena jumlah audensi itulah yang dijual kepada pemasang iklan
yang ingin menjangkau mereka melalui pesan iklan yang disiarkan di televisi.
Teori Semiotika
Menurut Bungin (2011:170): Semiotik sebagai suatu model memahami dunia sebagai
system hubungan yang memiliki unit dasar yang disebut dengan ‘tanda’. Umberto Eco
menyebut tanda ini sebagai “kebohongan” dalam tanda sesuatu yang tersembunyi
dibaliknya dan bukan merupakan tanda itu sendiri. Menurut Saussure, persepsi dan pandangan
kita tentang realitas, dikonstruksikan oleh kata-kata dan tanda-tanda lain yang digunakan dalam
konteks sosial. Hal ini dianggap sebagai pendapat cukup revolusioner yang cukup mengejutkan
dan dianggap revolusioner, karena hal itu berarti tanda membentuk persepsi manusia, lebih dari
sekedar merefleksikan realitas yang ada.
Definisi Operasional
Agar tidak ada kekeliruan pemahaman terhadap pengertian suatu variabel dalam
penelitian ini, maka penulis menyusun suatu definisi operasional yang digunakan dalam
penelitian, sehingga nantinya diharapkan tidak menimbulkan berbagai macam penafsiran.
Adapun beberapa rumusan definisi operasional yang penulis uraikan dalam penelitian ini
yaitu sebagai berikut:
1) Persepsi Konsumen
Persepsi Konsumen yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu pandangan, tanggapan atau
penilaian seseorang terhadap sebuah tayangan iklan melalui media televisi.
2) Iklan
Yang dimaksud iklan dalam penelitian ini yaitu iklan mobil Avanza versi Tour Keliling
negara kita yang berdurasi satu menit satu detik. Dimana penayangan iklan ini melalui
media televisi.
3) Media Televisi
Untuk mempromosikan suatu produk tentu dibutuhkan suatu media sebagai sarana untuk
mempromosikannya. Televisi dalam hal ini sebagai media visual yang digunakan dalam
penayangan suatu iklan sebuah produk tertentu. Dan dalam penelitian ini, media televisi
yaitu sarana yang digunakan untuk menayangkan suatu iklan secara visual guna dapat
diberikan suatu persepsi oleh konsumen terhadap iklan yang ditayangkan ini .
Pengamatan langsung dilakukan guna memperoleh gambaran mengenai perilaku yang
dilakukan oleh pengguna mobil Avanza dan persepsi konsumen terhadap iklan Avanza
versi Tour Keliling negara kita melalui media televisi. Kegiatan observasi ini tidak hanya
dilakukan terhadap kenyataan – kenyataan yang terlihat, tetapi juga terhadap yang
terdengar. Ini dilakukan agar peneliti dapat mengaitkan informasi yang diterima sesuai
dengan konteks sosial yang ada.
2. Wawancara Mendalam
Wawancara merupakan cara yang digunakan oleh seorang peneliti untuk mendapatkan
keterangan dan data secara lisan dari informan. Wawancara dilakukan dengan cara
bercakap-cakap langsung atau bisa juga dengan tanya jawab kepada informan. Wawancara
digunakan untuk menggali data primer yang kualitatif. Informasi yang didapat harus
bersifat objektif dan mengurangi subjektifitas di dalamnya.
Dalam penelitian ini memekai wawancara mendalam (depth inteview), yaitu mengadakan
wawancara dengan memakai pedoman wawancara yang disusun agar wawancara tidak
menyimpang dari topik penelitian yang dilakukan. Wawancara mendalam dibantu dengan
teknik snowball sampling, artinya melakukan wawancara terhadap beberapa informan yang
dianggap mengetahui data yang mendekati kebenaran dan mempunyai wawasan yang luas
terhadap objek penelitian.
3. Studi Dokumen
Studi dokumen dilakukan untuk menggali data sekunder sebagai penopang data primer.
Studi dokumen merupakan suatu teknik pengumpulan data melalui peninggalan tertulis,
terutama arsip-srsip dan buku-buku tentang pendapat, teori dan lainnya yang berhubungan
dengan masalah penelitian. Studi dokumen dilakukan untuk menggali teori-teori dasar,
konsep-konsep yang relevan dalam penelitian serta untuk memperoleh orientasi yang lebih
luas mengenai topik penelitian.
Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data
Untuk menguji kebenaran dari data yang terkumpul maka peneliti melakukan
triangulasi. Triangulasi merupakan cara yang paling umum digunakan bagi peningkatan
validitas dalam penelitian kualitatif.
Triangulasi yaitu penggunaan dua atau lebih sumber untuk mendapatkan gambaran
yang menyeluruh tentang suatu fenomena yang akan diteliti. Proses yang dilakukan secara terus
menerus sepajang proses pengumpulan data dan analisis data, sampai suatu saat peneliti yakin
bahwa sudah tidak ada lagi perbedaan – perbedaan, dan tidak ada lagi yang perlu
diinformasikan kepada informan.
Teknik Analisis Data
Pada penelitian ini memakai analisis deskriptif kualitatif. Analisis data kualitatif
menurut Bogdan dalam Sigiono (2011:244) yang dikutip oleh Martini (2012) yaitu proses
menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan
bahan-bahan lainnya, sehingga dapat mudah dipahami, dan temuannya dapat diinformasikan
kepada orang lain. Dalam penelitian ini data juga disajikan dengan menjabarkan dan
memaparkan data sesuai dengan yang diperoleh selama melaksanakan penelitian baik data
primer maupun data sekunder.
Selanjutnya menurut Miles dan Huberman dalam Sugiyono (2011:337) mengemukakan
bahwa aktivitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interakif dan berlangsung secara
terus menerus sampai tuntas, sehingga datanya sudah jenuh. Aktivitas dalam analisis data, yaitu
data reduction, data display dan conclution drawing/verification.
1. Data Reduction (Reduksi Data)
Yaitu data yang diperoleh dari lapangan jumlahnya cukup banyak, untuk itu maka perlu
dicatat secara teliti dan rinci. Kemudian dilakukan analisis data melalui reduksi data.
Mereduksi data berarti merangkum, memilih halhal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal
yang penting, dicari tema dan polanya dan membuang yang tidak perlu.
2. Data Display/Penyajian Data
Setelah data direduksi maka langkah selanjutnya yaitu mendisplaykan data. Dalam
penelitian kualitatif, penyajian data bisa dilakukan dalam uraian singkat, bagan, hubungan
antar kategori, flowchart dan sejenisnya. Dan yang paling sering digunakan untuk menyajikan
data dalam penelitian kualitatif yaitu dengan teks yang bersifat naratif.
3. Conclution Drawing/Verification
Langkah ketiga dalam analisis data kualitatif menurut Miles and Huberman yaitu
penarika kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan ini mungkin dapat menjawab rumusan
masalah yang dirumuskan sejak awal, tetapi mungkin juga tidak, karena masalah dan rumusan
masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan berkembang setelah
penelitian di lapangan. Kesimpulan dalam penelitian kualitatif yang diharapkan yaitu
merupakan temuan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Temuan dapat berupa deskripsi
atau gambaran suatu objek yang sebelumnya masih remang-remang atau gelap, sehingga
setelah diteliti menjadi jelas.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Avanza Sebagai Kendaraan yang Nyaman
Dalam narasinya pula, iklan mobil Avanza sedari awal memberikan penjelasannya akan
kenyamanan mobil avanza itu sendiri, seperti dalam narasinya:
“Avanza itu pengertian, mengerti kondisi jalanan di negara kita .”
“Avanza itu bisa mengantar apa saja yang kita mau, mulai dari mengantar bantuan sampai
mengantar hingga selamat.”
Dari kalimat-kalimat narasi dalam iklan mobil Avanza diatas, jelas terlihat bahwa
bagaimana iklan ini berusaha untuk meyakinkan konsumen akan kenyamanan mobil
Avanza. Termasuk pilihan kata-kata dalam narasi iklan yang menggambarkan suasana yang
nyaman dan tenang, seperti kata ‘pengertian’ dan kata ‘selamat’. Tentunya dari penerjemahaan
kata-kata ini, diharapkan konsumen diyakinkan bahwa memakai mobil Avanza dapat
memberikan rasa nyaman bagi pengendaranya terutama bagi keluarga. Terlihat dari design
interior yang luas dan nyaman.
Avanza itu “Banyak Temannya”
Pendapat dari Ibu Desak Nepowati, 50 Tahun, PNS pemilik mobil bukan Avanza
mengatakan bahwa :
“iklannya menarik, baru kali ini melihat iklan mobil yang menampilkan produknya
secara banyak. Jalannya yang beriringan, bagus kelihatannya. Seperti jalan-jalan bersama
teman-teman, dan banyak dealernya, jadi lebih gampang kalau ada masalah dalam perjalanan”.
Begitu pula pendapat dari Bapak Adi Saptowo, 46 tahun, PNS yang mengatakan
“Iklannya bagus, Banyak temannya, berarti banyak yang pakai, banyak yang suka. Kalau bisa
saya katakan itu mobil, mobil sejuta umat”.
Lain halnya dengan pendapat dari seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi
swasta Yogyakarta yang sedang berlibur di Bali mengatakan : “Kalo dilihat iklannya, berarti
orang dari sabang sampai merauke pilih Avanza, saya suka itu”.
Avanza Sebagai Kendaraan Multi Fungsi
Tentunya iklan ini juga bisa bernilai positif dimata konsumen. Dimana mobil Avanza
tidak hanya difungsikan untuk mobil kendaraan keluarga saja, namun juga bisa difungsikan
untuk mobil kendaraan untuk melakukan kegiatan-kegiatan sosial maupun lingkungan. Hal ini
tentunya memiliki nilai tambah terhadap penilaian iklan ini dimata konsumen, sehingga
lebih tertarik untuk memiliki mobil Avanza ini .
Seperti Pendapat dari I Komang Widyasa Putra, 32 tahun, PNS yang sudah sering
menonton iklan Avanza, mengatakan :
Iklannya sungguh mengetuk hati saya untuk lebih sering melakukan kegiatan sosial,
dan bisa saya bayangkan dengan mobil Avanza serasa seluruh kegiatan hidup ini bisa
acara sembahyang ke pura pura luhur, jalan jalan bersama keluarga, dan tugas
kerja keluar kota bisa memakai mobil Avanza.
Layanan Pasca Pembelian
Selanjutnya hal lain yang menjadi pertimbangan konsumen untuk memiliki suatu produk
perusahaan terutama mobil untuk kendaraan keluarga yaitu layanan purna atau pasca
pembelian. Untuk layanan Pasca Pembelian, pendapat dari I Ketut Ardana, 37 tahun, PNS dan
pemilik mobil Avanza mengatakan : “Iklannya menggambarkan dari Sabang sampai Merauke
berarti mobil ini dealernya banyak, suku cadangnya juga mudah dicari”. Begitupula dengan I
Ketut Surita yang menyatakan “Sudah terlihat langsung kan diiklannya kalau dealernya
banyak, dan seperti punya keluarga dimana-mana”.
Design Yang Mengikuti Trend
Secara gambaran tampilan atau visualisasi sebuah iklan terhadap sebuah produk
kendaraan seperti halnya mobil, biasanya design yang menarik dan elegan juga menjadi daya
tarik sehingga menjadi alasan konsumen memilih produk ini . Begitu pula produk mobil
Avanza terus melakukan inovasi terhadap design produk kendaraan khususnya jenis produk
mobil Avanza. Hal ini dapat dilihat dari tahun ke tahun setiap produk terbaru jenis mobil
Avansa selalu memiliki design yang berbeda-beda mengikuti trend. Hal ini dapat pula
mengandung maksud agar produk ini tidak ketinggalan zaman dan menjadi banyak
pilihan oleh konsumen karena designnya yang menarik dan trendi.
1. Generasi Pertama Toyota Avanza
2. Generasi Kedua Toyota Avanza
Pada Mei 2013 lalu, Avanza generasi kedua kembali hadir dengan beberapa
peningkatan dalam segi keamanan dan kenyamanan salah satunya dengan hadirnya Dual
Airbags di semua grade.
Memiliki Keunggulan Bersaing
Hal utama yang menjadi pertimbangan masyarakat khususnya konsumen akan sebuah
produk mobil untuk menjadi kendaraan keluarga tentunya harus memiliki keunggulan dan
mampu bersaing dengan produk lainnya yang sejenis. Dan sesuai dengan konsep Porter yang
menyatakan keunggulan bersaing terdiri dari keunggulan biaya, fokus kepada pelanggan dan
differensiasi maka beberapa hal keunggulan bersaing yang sudah dimiliki oleh produk
kendaraan jenis mobil keluarga ini berdasar persepsi konsumen diantaranya menyangkut
tentang harga, irit BBM dan ramah lingkungan.
1. Harga
Bagi masyarakat negara kita yang sebagian besar penduduknya masih berada dalam
golongan masyarakat kelas menengah ke bawah, tentunya masalah harga menjadi
pertimbangan utama dalam memilih suatu produk. Apalah artinya sebuah produk yang bagus
dan menarik secara tampilan, namun harganya tidak terjangkau oleh sebagian besar
masyarakat, tentunya produk ini akan sedikit atau bahkan tidak laku dipasaran. Semakin
bagus suatu produk dan harganya terjangkau, maka semakin banyak produk ini akan
terjual.
Angka pertumbuhan penjualan yang tinggi, tidak hanya menjadikan Toyota Avanza
sebagai market leader di segmennya saja, tapi juga telah menempatkan mobil ini sebagai
kontributor terbesar pada pertumbuhan total penjualan maupun produksi otomotif nasional.
Dalam 5 tahun terakhir misalnya, rata-rata pertumbuhan penjualan Avanza mencapai sekitar
30 persen, jauh di atas angka pertumbuhan pasar mobil nasional sekitar 20,7 persen sehingga
kontribusinya terhadap total penjualan mobil nasional terus meningkat. Pada 2013,
kontribusinya terhadap penjualan mobil nasional sudah mencapai sekitar 17,36 persen, jauh di
atas posisi pesaing terdekat Xenia dan Ertiga masing-masing 5,25 persen dan Ertiga 5,15
persen.
berdasar data diatas menunjukkan bahwa, secara harga mobil Avanza terjangkau
oleh berbagai kalangan dimasyarakat. Dibuktikan dengan rating penjualan mobil Avanza yang
menempati peringkat diatas di kelas mobil jenis MPV di negara kita .
Hal ini pula dikuatkan dari hasil wawancara yang dilakukan kepada informan mengenai
harga mobil Avanza seperti yang dikatakan Komang Kariasa yang merupakan PNS sekaligus
pemilik mobil Avanza: “secara perhitungan harga mobil Avanza cukup terjagkau. Saya yang
PNS golongan III ataupun PNS pada umumnya yang penghasilannya cukup, bisa memiliki
Avanza karena itu tadi, harganya yang terjangkau dibandingkan merek lainnya jenis mobil
keluarga”. Pendapat dari Bapak Adi Saptowo yang mengatakan “Iklannya mengatakan banyak
temannya, berarti banyak yang pakai dan harganya juga terjangkau”. Begitupula dengan
pendapat dari Bapak Ketut Surita pemilik mobil Avanza yang mengatakan “Harganya
terjangkau dan kalau mau dijual lagi, harganya tidak jatuh”.
Jadi bisa dikatakan bahwa mobil Avanza terjangkau harganya untuk ukuran
kemampuan keluarga di negara kita . Dengan harga yang terjangkau ini sehingga Avanza
mampu menempati peringkat teratas dalam penjualan mobil secara nasional.
2. Irit BBM
Berikutnya sebuah produk kendaraan khususnya mobil keluarga yang menjadi
pertimbangan untuk dijadikan pilihan masyarakat khususnya konsumen yaitu dikarenakan irit
bahan bakar atau irit BBM. Inilah bagian keunggulan bersaing yaitu fokus pada konsumen yang
ditonjolkan oleh mobil Avanza. Hal ini dikarenakan karena pemakaian bahan bakar atau BBM
hampir setiap saat bahkan setiap hari dibutuhkan. Tentunya ini menjadi biaya tambahan yang
mesti disiapkan bagi keluarga yang memiliki kendaraan khususnya mobil. Sehingga
pertimbangan memiliki mobil yang irit BBM menjadi alasan utama orang memiliki kendaraan
mobil. Semakin irit BBM yang digunakan maka semakin sedikit atau semakin hemat dana yang
dikeluarkan.
berdasar hasil penelusuran peneliti lewat internet dari berbagai sumber seperti
laman Wikipedia, menyebutkan bahwa perusahaan mobil Toyota telah memakai mesin
berteknologi VVT-I (Variable Valve Timing with intelligence) untuk produk mobil yang
dihasilkannya. Mesin berteknologi VVT-i yaitu mesin berteknologi variable valve timing
yang dikembangkan Toyota. VVT-i menggantikan teknologi VVT yang sudah mulai
diterapkan tahun 1991. VVT-i di negara kita sendiri pertama kali hadir di negara kita sejak tahun
2003. Dan Toyota Avanza yaitu salah satu mobil Toyota dengan mesin berteknologi VVT-i
pertama kali yang hadir di negara kita tepatnya pada tahun 2004. Mesin yang sudah dipakai di
sebagaian besar mobil Toyota ini diklaim membuat mesin semakin efisien dan bertenaga,
ramah lingkungan dan tentunya irit/hemat bahan bakar.
Dari hasil wawancara terhadap informan mengenai iklan mobil Avanza versi Tour
Keliling negara kita sebagai berikut, seperti pendapat Ni Made Sumariani, 31 tahun, Wiraswasta,
yang mengatakan : “iklannya menggambarkan perjalanannya begitu panjang berarti mobil ini
irit”. Selanjutnya dari hasil wawancara di lapangan menunjukkan hal yang sama yang
membuktikan bahwa mobil Avanza yaitu kendaraan yang irit BBM seperti yang dikatakan
Ketut Surita yang yang seorang pemandu wisata yang dalam kesehariannya memakai
mobil Avanza dalam menjalankan usaha bisnisnya: “mobil Avanza itu irit bensin. Dalam
kondisi tangki penuh bisa digunakan selama dua sampai tiga hari untuk perjalanan cukup jauh
saat mengantar wisatawan, sangat irit”. Hal senada disampaikan pula oleh Ardana yang dalam
kesehariannya memakai Avanza ketika bepergian jauh dengan keluarga : “irit pake mobil
Avanza, kalau perjalanan dari Klungkung ke Denpasar hanya sekali isi BBM untuk jalan-jalan,
selanjutnya juga masih bisa digunakan untuk beberapa hari lagi, pokoknya irit bensin”.
berdasar hasil penelusuran dan dikuatkan dengan kenyataannya di lapangan dari
penjelasan para informan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa mobil Avanza yang
memakai teknologi mesin VVT-i yang telah dikembangkan merupakan kendaraan jenis
mobil keluarga yang irit BBM. Sehingga menjadikan mobil Avanza ini menjadi kendaraan
idaman keluarga dan juga menguntungkan dari sisi bisnis karena hemat BBM yang tentunya
juga hemat pengeluaran bagi para penggunanya.
3. Ramah lingkungan
Di zaman yang semakin modern dan canggih ini, tuntutan suatu produk tidak selamanya
hanya selalu masalah harga maupun irit BBM semata untuk produk kendaraan mobil. Kondisi
dunia atau bumi yang semakin dilanda oleh pencemaran atau polusi, menuntut perusahaan
terutama kendaraan mobil untuk menciptakan jenis kendaraan yang ramah bagi lingkungan.
Semakin padatnya kendaraan di dunia memicu tingkat pencemaran atau polusi udara
semakin meningkat. Hal ini tentunya tidak boleh dibiarkan terus-menerus terjadi. Berbagai
usaha pun terus dilakukan dari berbagai komponen, seperti kampanye yang dilakukan oleh
para aktivis lingkungan yang menyoroti masalah pencemaran yang diakibatkan oleh polusi
kendaraan bermotor dan usaha lainnya.
Selanjutnya berdasar hasil wawancara terhadap tayangan iklan mobil Avanza versi
Tour Keliling negara kita sebagai berikut. Pendapat dari Komang Widyasa Putra mengatakan :
“Iklannya bagus, baik visualisasinya maupun narasi menyampaikan bahwa Avanza bisa
mengantar bantuan dan ada penanaman pohonnya, pesannya mungkin berarti mobil ini ramah
lingkungan, cukup menarik”. Kemudian kaitannya dengan ramah lingkungan, Widyasa
menambahkan bahwa : “Seperti diketahui banyak orang mobil Avanza pake mesin
berteknologi modern,VVT-i.” Dan dalam penjelasannya pula dikatakan bahwa “Konsep
teknologi VVT-i yaitu mengoptimalkan kerja mesin di setiap kecepatan dan membuat
konsumsi BBM menjadi lebih irit dan menurunkan tingkat emisi bahan bakar serendah
mungkin sehingga mobil menjadi ramah lingkungan”.
Dari hasil wawancara ini serta ditambah dengan data hasil penelusuran peneliti
lewat internet yaitu, menyebutkan bahwa perusahaan mobil Toyota telah memakai mesin
berteknologi VVT-I (Variable Valve Timing with Intelligence) untuk produk mobil yang
dihasilkannya. Mesin berteknologi VVT-i yaitu mesin berteknologi variable valve timing
yang dikembangkan Toyota.Dimana Toyota Avanza yaitu salah satu mobil Toyota dengan
mesin berteknologi VVT-i pertama kali yang hadir di negara kita yaitu tahun 2004. Mesin yang
sudah dipakai di sebagaian besar mobil Toyota ini diklaim membuat mesin semakin efisien dan
bertenaga, ramah lingkungan dan tentunya irit/hemat bahan bakar.
berdasar atas uraian/ paparan yang penulis sampaikan pada hasil penelitian dan
pembahasan yang telah dilakukan pada Bab V, maka penulis dapat menarik kesimpulan tentang
Persepsi Konsumen Terhadap Iklan Mobil Avanza Melalui Media Televisi sebagai berikut:
Bahwa persepsi konsumen terhadap iklan mobil Avanza melalui media televisi yaitu
sesuai dengan pesan yang disampaikan di dalam iklan ini . Dimana semuanya ini tersirat
dalam ungkapan dari pendapat beberapa informan yang menyatakan persepsi yang hampir
sama walaupun dalam ungkapan berbeda yang menyatakan bahwa mobil Avanza itu yaitu
mobil yang nyaman, banyak temannya dalam artian banyak peminat maupun penggunanya,
multi fungsi, adanya layanan pasca pembelian, designnya mengikuti tren, serta memiliki
beberapa keunggulan seperti harga yang terjangkau, irit BBM dan ramah lingkungan. dalam
pembuatan suatu iklan khususnya yang ditampilkan melalui media televisi hendaknya tetap
mempertahankan budaya atau kearifan lokal sebagai latar belakang atau background-nya, serta
memakai keindahan panorama alam negara kita yang menjadi daya tarik secara visual
sehingga persepsi konsumen terhadap iklan ini dapat sesuai dengan maksud dan tujuan
dari iklan itu sendiri.